Pertunangan Terancam Gagal, Pemuda Ini Ancam Loncat dari Atas Jembatan

Pertunangan Terancam Gagal, Pemuda Ini Ancam Loncat dari Atas Jembatan

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2014 12:00 WIB
Pertunangan Terancam Gagal, Pemuda Ini Ancam Loncat dari Atas Jembatan
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Kelakuan remaja di Situbondo bikin heboh, Selasa (2/9/2014). Lantaran gagal bertungan dengan kekasihnya, Mohammad Ali Gufron (17) nekat memanjat jembatan dan mengancam bunuh diri.

Walhasil aksi remaja Madrasah Aliyah (MA) di jalan pantura Desa Wringinanom Kecamatan Panarukan, ini sempat memacetkan arus lalu lintas setempat hingga hampir 30 menit.

Arus lalu lintas pun terhenti karena khawatir Gufron melompat dari atas konstruksi jembatan setinggi 6 meter. Sebuah truk pun sengaja dihentikan di bawah jembatan untuk digunakan warga memanjat dan berusaha mengevakuasi pria asal Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih.

Setelah hampir 30 menit mondar-mandir di atas konstruksi jembatan, Gufron akhirnya berhasil dievakuasi turun. Proses evakuasi dilakukan warga bersama polisi dan personil BPBD Situbondo. Usai diturunkan, Gufron langsung dilarikan ke Puskesmas Panarukan karena kondisinya drop.

"Motifnya mungkin karena pertunangannya tak direstui ibunya. Sehingga dari pihak perempuannya juga merasa tidak enak. Jadi itu yang buat dia naik ke atas jembatan. Tapi sudah bisa dievakuasi dengan selamat," kata Kapolsek Panarukan AKP Supadi.

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, Gufron diduga nekat ingin mengakhiri hidupnya, karena pertunangan dengan kekasihnya, Aina Niyatul Qudsi (17), tak direstui orang tuanya. Tahu begitu, orang tua Aina yang asal Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, jadi merasa risih dan bermaksud menggagalkan pertunangan keduanya.

Pagi tadi, Gufron datang ke rumah kekasihnya. Dia berdalih diusir orang tuanya, karena memaksa untuk tetap melanjutkan pertunangan dengan kekasihnya. Sayang, rencana pertemuan itu gagal karena saat bersamaan Aina sedang tidak di rumah.

Kondisi itu membuat Gufron makin kalut dan mengira kekasihnya menyetujui rencana pertunangan digagalkan. Hal itulah yang diduga mendorong niat Gufron untuk mencoba mengakhiri hidupnya, hingga nekat naik ke atas jembatan.

"Sekarang korban sudah di puskesmas, masih dalam perawatan medis," pungkas AKP Supadi (bdh/bdh)
Berita Terkait