Seorang Pria Mengamuk Usai Digendam di Dalam Bus

Seorang Pria Mengamuk Usai Digendam di Dalam Bus

- detikNews
Senin, 01 Sep 2014 17:00 WIB
Seorang Pria Mengamuk Usai Digendam di Dalam Bus
Abdul Rafi usai digendam di dalam bus/M Rofiq
Probolinggo - Seorang pria mengamuk dan meronta-ronta hingga membuat penumpang bus lainnya panik. Pria bernama Abdul Rafi (35), warga Tegal Siwalan Kabupaten Probolinggo, terpaksa diturunkan dari bus di pertigaan jalur pantura jalan Raya Dringu Desa Kalisalam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rafi baru pulang bekerja sebagai kuli bangunan di Pulau Bali. Dengan membawa uang cukup banyak hasil keringatnya, Rafi pulang bersama teman-temannya.

Akan tetapi sesampai di Jalan Raya Situbondo, Rafi seperti orang kesurupan. Bahkan, Rafi sempat meronta-ronta dan ngomong sendiri. Salah satu temannya berusaha menenangkan korban.

"Uangnya tidak ada di dalam dompet, padahal dia (Rafi) membawa uang sekitar Rp 3 juta-an hasil bekerja di Bali. Mungkin dia digendam," ujar Neli (35) kerabat korban di lokasi, Senin (1/9/2014).

Saat itu, kata Neli, Rafi duduk di kursi tengah bersama penumpang lainnya. Sedangkan Neli bersama teman-teman lainnya duduk di kursi belakang karena tidak kebagian kursi bus jurusan Banyuwangi-Surabaya.

"Saya kurang faham juga (Rafi duduk dengan siapa di dalam bus itu). Saya lihat, Rafi sempat mengobrol dengan pria yang duduk di sebelahnya," aku Neli.

Namun saat Rafi sudah mengamuk dan meronta-ronta, Neli bersama teman lainnya berusaha menenangkan korban di dalam bus. "Waktu mengamuk, saya mendekati. Dia (Rafi) sudah sendirian di tempat duduknya itu," jelasnya.

Namun setiba di Jalan Raya Dringu, korban mengamuk dan membuat penumpang di dalam bus panik. Oleh sopir bus, langsung diturunkan di Jalan Raya Dringu. Rekan-rekannya pun turut turun mendampingi Rafi.

Kapolsek Dringu AKP Muhammad Riduwan menyebutkan, kasus tersebut masih tahap penyelidikan. Sebab, korban mengamuk tanpa unsur yang jelas. "Kalau barang-barang bawaanya ada, hanya saja uang di dalam dompetnya yang tidak ada. Kita masih selidiki dulu," pungkas kapolsek.

(fat/fat)
Berita Terkait