Saat itu korban, Sujak (31) warga Desa Sedagaran, Kecamatan Sedayu, Gresik, mengambil uang di Bank Mandiri Jalan Lamongrejo. Mobil Avanza putih yang dikendarainya tiba-tiba kempes. Saat berhenti di depan bengkel untuk memperbaiki ban mobil, dirinya mendengar suara pintu mobil ditutup.
"Tahu bannya kempes, korban kemudian turun dan sempat memakai tas rangsel berisi uang yang baru diambil dari bank sebelum akhirnya diletakkan di jok depan mobil," kata Kapolsek Kota, Kompol Slamet kepada wartawan di lokasi kejadian Jalan Pahlawan, Rabu (27/8/2014).
Sekilas, kata dia, korban melihat pelaku membawa kabur uangnya dengan mengendarai Yamaha Jupiter MX warna merah ke arah selatan. "Pelaku memakai motor Yamaha Jupiter dan memakai baju kotak-kotak merah," tambahnya.
Sementara korban mengaku tidak menyangka jadi korban perampokan. "Sejak dari bank saya tidak merasa kalau dibuntuti. Dan saya tidak menyangka jadi korban perampokan," ujarnya.
Sujak mengaku uang tersebut rencananya akan dibawa ke kantornya BPR di Kecamatan Tikung. Kini polisi masih mengembangkan penyidikan termasuk mengejar pelaku. Polisi juga meminta keterangan para saksi dan juga keterangan dari korban.
Aksi perampokan nasabah bank ini merupakan kejadian kedua dalam 10 hari ini. Sebelumnya, Senin (18/8) seorang guru di Lamongan menjadi korban perampokan dan dibacok di depan rumahnya sesaat setelah dia mengambil uang dari bank.
(fat/fat)











































