"Yang terbakar bagian depan gudang dan atapnya," kata kepala Dinas PMK Chandra Oratmangun kepada wartawan, Selasa (26/8/2014).
Chandra mengatakan, di dalam gudang ada sebuah bangunan kecil yang digunakan Mamik, si penjaga gudang untuk tempat tinggal. Penyebab kebakaran sendiri diduga karena tindakan Mamik sendiri.
Saat itu Mamik sedang membakar sampah. Diduga api dari sampah tersebut menyambar bagian gudang yang terbuat dari kayu. Api tersebut dengan cepat meluas karena tiupan angin yang kencang. Saat mengetahui kebakaran itu, Mamik shock dan pingsan.
"Si penjaga gudang dirawat petugas Rumah Sakit PHC," ujar Chandra.
Untunglah tidak ada banyak barang di gudang yang merupakan bekas pabrik karet tersebut. Sehingga api dengan cepat bisa dikuasai dan dipadamkan. "Ada empat unit mobil PMK yang diterjunkan," tandas Chandra.
(iwd/fat)











































