"Sopirnya ngantuk akibatnya dia tak berkonsentrasi sehingga truknya terlalu ke pinggir dan ambles ke dalam tanah urukan proyek box culvert yang belum dipadatkan," ujar seorang petugas lalu lintas Polsek Tegalsari Aipda Gatot Setiadji kepada detikcom, Sabtu (23/8/2014).
Gatot menambahkan, dari pengakuan sopir truk yang bernama Suparmin (35), warga Nganjuk, truk tersebut berjalan dari arah barat hendak menuju ke proyek Tunjungan Plaza di Jalan Embong Malang.
Truk itu dilajukan Suparmin melewati Jalan Tegalsari. Kebetulan bahu jalan sedang dilakukan pengerjaan pemasangan box culvert. Box culvert itu baru saja dipasang dan semennya belum kering benar.
Bagian tepi box culvert yang berlubang diuruk menggunakan tanah. Urukan itu belum dipadatkan dan hanya ditumpahkan ke dalam lubang begitu saja. Jalan yang dilewati Suparmin memang sempit, apalagi untuk ukuran sebuah truk.
Diduga ngantuk ditambah lagi jalan yang sempit, roda truk tersebut terlalu ke pinggir dan akhirnya melindas urukan tanah yang belum padat. AKhirnya truk tersebut terguling. Tergulingnya truk itu membuat arus lalin menjadi padat dan cukup macet.
"Semen yang dimuat truk harus dikeluarkan sebelum ditegakkan kembali menggunakan crane," tandas Gatot.
(iwd/iwd)











































