Hal ini diungkapkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono usai pengamanan unjukrasa di Jembatan Tol Suramadu, Jumat (15/8/2014).
"Ada 7 daerah yang kita pantau, kita amati terus," kata Unggung.
Sayangnya Unggung enggan mengungkapkan 7 daerah di Jawa Timur. "7 daerah itu kita terus pantau. Apalagi sudah ada pergub yang kita lanjutkan action plan dengan melakukan pencegahan dini dan deteksi dini," ujar dia.
Unggung juga meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan ke petugas jika melihat orang asing atau orang baru dilihat di lingkungan pemukiman.
"Orang yang dianggap asing dalam arti penampilannya, tidak pernah atau baru tinggal disitu segera laporkan," harapnya.
Kapolda Jatim juga menyinggung masalah penangkapan Saifuddin umar alias Abu Fida oleh Densus 88 pada Kamis pagi (14/8) sekitar pukul 07.45 WIB, di Jl Hidayatulloh, Tambak, Surabaya. Menurutnya, Abu Fida mengetahui banyak terhadap jaringan Poso.
"Dia mengetahui siapa orang Poso, termasuk kasus bom kediri. Jadi dia tahu banyak terkait jaringan poso itu," pungkas Unggung.
Sebelumnya, Karopensmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengungkapkan dugaan keterlibatan Abu Fida dalam 6 kasus terorisme, dua diantaranya terkait ISIS.
"Tersangka adalah tokoh ISIS yang dituakan di Jatim, berperan sebagai pembicara dalam deklarasi ISIS di Solo, Surabaya dan Malang bersama dengan tersangka Afif Abdul Majid," ujar Boy.
"Tersangka juga terlibat perekrutan jaringan dari kalangan mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya untuk aktif dalam kegiatan penggalangan dana Suriah dalam rangka mendukung ISIS," sambungnya.
(bdh/bdh)











































