Pantauan detikcom di lokasi, usai shalat Jumat, KH Asep Syaifudin Halim, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Kembangbelor memimpin ribuan santri menggelar salat jenazah.
"Semoga arwah ananda Lailiyatul Musyarofah diterima di sisi Allah, karena ananda ini mati syahid akibat musibah kebakaran di asrama putri," ucap Kiai Asep sebelum menunaikan shalat jenazah, Jumat (15/8/2014).
Sementara orang tua Liya juga turut dalam salat jenazah. Sedangkan santri perempuan tampak duduk di serambi Masjid KH Abdul Halim sambil ikut mendoakan arwah putri pasangan Supriyadi dan Tutik ini.
Sebelumnya, Liya ditemukan tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan 8 asrama putri MTs akselerasi, dini hari tadi. Akibatnya 1 santri tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka. Meski dalam kondisi hangus dan tinggal tulang belulang, jenazah Liya bisa dikenali kedua orang tuanya saat dievakuasi di kamar jenazah RS Sumberglagah.
(fat/fat)











































