Korban dianiaya suaminya lantaran minta cerai karena dicurigai memiliki Wanita Idaman Lain (WIL). Lantaran tidak terima dianggap memiliki WIL, suaminya berinisial IS (52), pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, marah dan memukulnya.
"Kakak saya dianiaya suaminya, Jumat (1/8) di rumahnya. Dia ditendang, diinjak-injak, dicekik lehernya, bahkan didorong hingga kepalanya membentur tembok rumah," kata adik korban, Joko Sulistiyono (46) saat ditemui wartawan di RS Siti Khadijah, Jumat (8/8/2014).
Adiknya, lanjut Joko, didiagnosa dokter mengalami gegar otak ringan karena hingga kini masih muntah-muntah dan pusing. Selain itu kaki korban juga masi nyeri akibat diinjak-injak.
"Saya mewakili kakak saya tidak terima dengan perlakuan suaminya. Kami berharap polisi menghukum sesuai aturan yang ada," tambah Joko.
Sementara Kapolsek Taman AKP Kusminto mengaku pihaknya sudah mendapat laporan dari keluarga korban. "Kita sudah mendapat laporan bahwa ada kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa seorang guru. Saat ini kita sudah melakukan penyidikan dan sudah meminta keterangan dari saksi-saksi dan akan memanggil secara resmi tersangka," jelasnya.
(fat/fat)










































