Banyak Kendaraan Gagal 'Minum' Bensin Subsidi di SPBU Tol Sidoarjo

Banyak Kendaraan Gagal 'Minum' Bensin Subsidi di SPBU Tol Sidoarjo

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 10:08 WIB
Banyak Kendaraan Gagal Minum Bensin Subsidi di SPBU Tol Sidoarjo
Tulisan premium di SPBU Tol Sidoarjo sudah dicoret/Budi Sugiharto
Sidoarjo - Bahan bakar minyak (BBM) subsisi jenis premium hari ini tak lagi bisa dibeli di SPBU yang beroperasi di jalan tol.

Kebijakan yang diambil pemerintah itu imbas dari UU No. 12 Tahun 2014 tentang APBN-P 2014 yang telah disahkan, yang menyebutkan volume kuota BBM bersubsidi dikurangi dari 48 juta KL menjadi 46 juta KL.

Di Jawa Timur hanya terdapat 2 SPBU yang berada di jalan tol, yaitu di KM 25 dan KM 26 di Tol Sidoarjo. Pantauan detikcom Pukul 09.15 Wib, dengan menghilangnya premium itu membuat kedua SPBU menjadi lengang dari kendaraan yang akan 'minum' bensin subsidi.

Di SPBU KM 25 Tol Sidoarjo arah Waru, tak sedikit kendaraan yang biasa 'menenggak' bensin pun yang membatalkan niatnya membeli bahan bakar begitu mengetahui jika yang tersedia cuma pertamax.

"Premium sudah tidak ada mulai hari ini," kata seorang petugas wanita SPBU kepada pengemudi pikap yang terlanjur akan membeli Rp 200 ribu premium, Rabu (6/8/2014).

Mendapat informasi itu, sang pengemudi lantas membatalkan niat. "Nggak jadi ya mbak," kata sang pengemudi yang lantas memacu kendaraannya meninggalkan SPBU itu.

Demikian pula seorang ibu yang mengendarai Toyota Avanza warna silver. Sang ibu yang terlanjur turun dari kabin terlihat kecewa saat mendapat penjelasan tentang kebijakan baru itu.

"Waduh, bensin saya sudah menipis. Semoga tidak kehabisan di jalan tol," kata ibu yang berkerudung itu. Ibu yang menolak menyebutkan namanya itu mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya kebijakan untuk penghematan stok BBM ini.

Seorang petugas SPBU yang ditemui detikcom mengakui cukup banyak kendaraan 'tidak mewah' yang membatalkan membeli premium sejak dinihari tadi. "Banyak mas, kaget semua rata-rata. Sepi sekarang," kata petugas wanita ini.

Sebagai sosialisasi penghentian jualan premium subsidi di SPBU Tol, di lokasi juga dipasang stiker besar dan spanduk yang berwarna merah. Bahkan tulisan premium di tiang SPBU telah dicoret silang.

Bunyi spanduk itu adalah: "Terhitung Mulai Tgl 6 Agustus 2014 SPBU di Area Jalan Tol Tidak Menjual Premium Bersubsidi. Tersedia Pertamax/Pertamax Plus". Di dalam spanduk itu juga dicantumkan dasar kebijakan yang mengatur penyetopan premium bersubsidi di SPBU tol.

Selain pembatasan penjualan premium bersubsidi, penjualan solar subsidi juga hanya dilayani pada jam 08.00-18.00 untuk SPBU-SPBU di kawasan industri,perkebunan, dan pertambangan.

Asisten Manager External Relation Marketing Operation Region V PT Pertamina Heppy Wulansari menyebutkan 42 SPBU di Jawa Timur mulai melakukan pembatasan waktu pembelian solar bersubsidi.

Pembatasan di puluhan SPBU terkait surat edaran BPH Migas tentang pengendalian jenis BBM tertentu.

(gik/fat)
Berita Terkait