Pembebasan Lahan Frontage Road Kembali Terkendala Kepres

Pembebasan Lahan Frontage Road Kembali Terkendala Kepres

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2014 14:32 WIB
Pembebasan Lahan Frontage Road Kembali Terkendala Kepres
Surabaya - Pembangunan proyek frontage road sisi barat dan timur terkendala dengan keputusan presiden (kepres). Kendala paling banyak terjadi pada pembebasan lahan aset milik pemerintahan.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan beberapa lahan aset pemerintahan yang terkendala kepres yakni, lahan kosong utara Bank Mandiri, lahan depan Kejaksaan Tinggi Jatim, Polda Jatim dan Pusvetma.

"Beberapa titik aset milik pemerintah. Perlu perpres dan kepres dibikin satu persatu," kata Risma pada wartawan di Balai Kota Surabaya, Selasa (5/8/2014).

Selain itu, walikota yang diusung PDIP ini juga mengungkapkan jika kantor pemerintahan yang lahannya terkena proyek frontage road sudah setuju.

"Termasuk lahan di IAIN sudah tuntas bahkan pemenang lelang proyek sudah ada hanya terkendala kepres," ungkap Risma.

Ditanya lebih lanjut, apakah kepres menunggu presiden baru terpilih atau Presiden SBY? Risma hanya tersenyum. "Ya saya harap bisa secepatnya," jawabnya.

Selain lahan milik pemerintahan, Risma juga mengaku mengalami kendala terhadap lahan yang dimiliki perorangan atau individu diantaranya, primarasa, depot mie 55 dan sebuah SPBU.

"Sekarang yang sedang kami kerjakan kebanyakan lahan milik swasta seperti, Royal Plasa dan UMC Suzuki. Sedangkan persil milik individu ada kendala seperti kesulitan mencari ahli waris," ujarnya.

Risma juga memastikan pihaknya tidak akan memberikan ganti rugi terhadap satu persil yakni rumah seafood karena melanggar. "Itu tidak dapat. Wong tidak ada izinnya. Bahkan sudah kita peringatkan tetap beroperasi," tandas Risma.

(bdh/bdh)
Berita Terkait