Wakhid, salah satu warga Nambangan, Kecamatan Bulak, Kenjeran mengaku angin kencang dan tingginya ombak menyeret kapal-kapal hingga ke tengah laut.
"Melihat kapal terseret, warga ramai-ramai berenang ke tengah laut menyelamatkan kapal. Sekitar 40 kapal yang terseret. Tapi hanya 4 yang rusak akibat dihantam ombak," kata Wakhid pada detikcom, Selasa (5/8/2014).
Selain warga, kata Wakhid, di lokasi sudah ada puluhan anggota Satpol PP yang membantu warga untuk meminggirkan kapal dan memarkir di atas pasir agar tidak terseret ombak.
Sementara Badan Meteorologi, Kloimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, gelombang tinggi dan angin kencang di Pantai Nambangan, Kenjeran disebabkan perbedaan tekanan udara di Samudera Hindia.
"Ketinggian gelombang di Selat Madura bisa mencapai 3 meter akibat adanya perbedaan tekanan udara di Samudra Hindia," ujar Khoirul Huda, prakirawan BMKG Juanda saat dihubungi terpisah.
Menurut Huda, kondisi gelombang tinggi dan angin kencang diperkirakan akan berlangsung 3 hari kedepan.
(ze/fat)










































