Bukan kebetulan, ini adalah hasil rekayasa pengaturan alur kendaraan penumpang saat masuk ke kapal oleh petugas kepolisian setempat. Pola "Kartu Pelangi" ini baru diterapkan pada arus balik 2014 ini.
Diterapkan pola ini membuat jalanan menuju Pelabuhan Ketapang yang biasanya saat musim lebaran selalu ada tradisi antrean panjang hingga meluber 10 km. Namun tahun ini antrean di kawasan Pelabuhan Ketapang nihil. Bagaimana pola kerja kartu pelangi ini?
Kapolres Banyuwangi, AKBP Tri Bisono Sumiharso menjelaskan, sebelum memasuki area pelabuhan, kendaraan penumpang, khususnya roda empat, wajib melewati empat pos atau kantung parkir.
"Tiap pos, pengendara kita beri kartu yang berbeda warna. Tiap pos harus dilewati. Hasilnya kartu pelangi ini manjur urai antrian," kata Kapolres Banyuwangi, AKBP Tri Bisono, saat memantau arus balik di Pelabuhan ASDP Ketapang, Senin (4/8/2014).
Kartu kuning, kata kapolres, diberikan saat pos pertama di halaman Stasiun Banyuwangi Baru. Lalu kartu ungu digunakan pada pos kedua di halaman Pelabuhan Tanjungwangi. Pos ketiga yang menggunakan kartu biru bertempat di halaman Terminal Sritanjung, Ketapang. Dan untuk pos terakhir lokasinya di lapangan Pelabuhan ASDP Ketapang, dengan kartu berwarna merah.
"Jika kedapatan kendaraan tak mematuhi aturan dengan tidak melewati pos, langsung kami beri sanksi. Memutar kembali ke awal lagi. Namun saat kendaraan sepi metode ini tak kita gunakan," jelas kapolres.
Untuk kelancaran metode 'Kartu Pelangi' ini, Polres Banyuwangi, juga menempatkan personel di sejumlah titik kedatangan kendaraan penumpang. Seperti di Watudodol dan jalan lingkar. Sehingga akses informasi dan pengaturan kendaraan bisa terkodinir dengan matang.
Dari pengamatan di lapangan, hingga H+7 lebaran ini, antrean panjang penumpang belum terjadi di Ketapang. Kalaupun terjadi lonjakan penumpang, bisa langsung terangkut pada keberangkatan kapal selanjutnya.
Selain penerapan metode 'Kartu Pelangi' pada arus balik tahun ini Polres Banyuwangi, juga akan memperpanjang pengamanan pelabuhan. Meski Operasi Ketupat Lebaran sudak harus berakhir pada tanggal 6 Agustus mendatang.
Kebijakan ini sengaja dilakukan Polres Banyuwangi, lantaran arus balik dari Jawa ke Bali di Pelabuhan Ketapang diperkirakan akan molor. Data pelabuhan hingga H+7 lebaran, dari 300.000-an kendaraan dari Jawa ke Bali pada arus mudik kemarin, baru 40 persen yang sudah kembali pada arus balik ini.
"Ini kebijakan kami untuk memastikan para pemudik disini aman," ucap mantan Kapolres Jombang ini.
Sedikitnya 20 hingga 30 personel akan diturunkan pada pengamanan arus mudik lanjutan di pelabuhan ASDP Ketapang. "Namun jika ternyata terjadi lonjakan, kami juga akan memperbanyak personel," pungkasnya.
(fat/fat)











































