"Angkutan lebaran yang seharusnya selesai tanggal 5 Agustus nanti diperpanjang hingga tanggal 10 Agustus," kata Sugeng Priyono kepada wartawan di Stasiun Gubeng, Minggu (4/8/2014).
Humas PT KAI itu mengatakan, kereta yang dioperasikan selama masa perpanjangan angkutan lebaran adalah kereta tambahan non Public Sevice Obligation (PSO). Ada 8 kereta tambahan non PSO yang dioperasikan dengan 16 perjalanan.
Kereta-kereta non subsidi itu adalah Joko Tingkir, Menoreh, Sawunggaling, Ciremai yang merupakan kereta komersial dan sisanya adala kereta ekonomi non PSO.
"Mengapa kami perpanjang, karena masyarakat sekarang lebih rasional," lanjut Sugeng.
Rasional diartikan Sugeng adalah masyarakat sekarang lebih memilih mudik setelah lebaran berlalu. Alasannya, masyarakat tak ingin berjubel dengan penumpang lain yang melakukan perjalanan mudik ataupun balik di hari lebaran.
"Trend nya saat ini memang seperti itu dengan tujuan Jateng dan Jatim. Dan masyarakat lebih menggunakan kereta api karena mereka tak ingin berlama-lama di jalan akibat macet," tandas Sugeng.
Sementara itu, kereta api tambahan lebaran yang beroperasi di wilayah Daops 8 Surabaya adalah KA Gajayana Lebaran (Malang-Gambir) dan KA Gumarang Lebaran (Surabaya Pasar Turi-Gambir).
Kedua kereta tambahan itu berkapasitas 350 tempat duduk. Dan pembelian tiket bisa dilakukan di loket stasiun dan berbagai chanel eksternal lainnya dengan tarif komersial.
(iwd/fat)











































