Para wisatawan banyak memanfaatkan jasa transportasi lokal. Tarif sewa jip untuk sampai ke lautan pasir yang awalnya Rp 250 ribu, naik menjadi Rp 300 ribu. Kenaikan tarif jasa transportasi itu membuat pengunjung wisata tersebut harus merogoh kocek untuk menikmati keindahan gunung berketinggian 2.000 meter lebih dari permukaan laut itu.
"Ada kenaikan tarif jasa transportasi jip, kenaikannya hanya Rp 50 ribu saja," ujar Jamal, pemilik Jeep Gunung Bromo, Minggu (3/8/2014).
Kenaikan tarif tersebut merupakan kesepakatan bersama antara paguyuban jip di wisata Gunung Bromo.
"Bisa saja turun Rp 250 ribu dan bisa juga bertahan Rp 300 ribu, semuanya itu tergantung kesepakatan bersama (Paguyuban)," bebernya.
Kepala Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengaku tidak bisa apa-apa dengan kenaikan tarif tersebut. Sebab, hal itu tergantung pelaku wisata sendiri.
"Mengenai tarif angkutan, itu kan sudah ada paguyubannya. Jadi kita serahkan pada paguyubannya," tuturnya.
(fat/try)










































