Adalah Abdul Rohman yang harus ditembak mati. Pria asal Desa Ja'ah, Kecamatan Trageh, Bangkalan, Madura ini terbujur kaku di kamar mayat RSU dr Soetomo dengan tiga lubang peluru di dadanya.
"Tersangka adalah DPO kasus curanmor," kata AKP Agung Pribadi dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (2/7/2014).
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini mengatakan, Abdul disergap bersama 5 temannya saat hendak beraksi di kawasan Kedung Baruk dekat Merr. Mereka menggunakan tiga motor berboncengan. Saat disergap, mereka langsung semburat melarikan diri.
"Saat terpepet, tersangka menghunus gobang yang dibawanya dan menyerang ke arah kami," lanjut Agung.
Polisi yang mengetahui hal itu segera mengambil tindakan. Tiga peluru dilepaskan dan mengenai dada pria 26 tahun itu. Abdul pun tersungkur dan tewas di tempat. Mengetahui rekannya roboh, lima pelaku lain langsung tancap gas melarikan diri.
"Kami sita dari tersangka sebuah kunci motor, sebilah gobang beserta sarungnya, serta kunci T dan anak kunci,' tandas Agung.
(iwd/fat)










































