Sedangkan sepeda motor, truk, bus, tidak diperkenankan melintasi tol sepanjang sekitar 12 Kilometer.
"Dibukanya ini bukan berarti mulai beroperasi. Dibuka hanya bersifat sementara untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik lebaran," ujar Effendi, Manajer Administrasi dan Umum PT Jasa Marga Pandaan Tol, Kamis (24/7/2014).
Pengelola tol Gempol-Pandaan (Gempan) mengeluarkan kebijakan, dibukanya sementara ruas jalan tol tersebut berlaku mulai H-4 sampai H+3 lebaran.
Hanya kendaraan golongan I seperti kendaraan mobil pribadi, taksi yang boleh melintas. Sedangkan kendaraan berat seperti truk maupun kendaraan bermotor R2 tidak diperbolehkan melintasi tol sepanjang 12 kilometer tersebut.
"Sepeda motor kita larang nggak boleh melintas, karena khawatir akan malah membahayakan mereka maupun pengendara mobil," tuturnya.
"Dan truk juga tidak boleh, karena ada penyempitan jalan di KM 49.500. Kalau lewat malah bisa membuat macet," tuturnya sambil menambahkan, penyempitan jalan tersebut diperkirakan sepanjang 400 meter yakni satu lajur digunakan untuk dua arah.
Bagi kendaraan yang dari arah Surabaya, Sidoarjo maupun Bangil Pasuruan ini bisa ke Pandaan melalui tol Gempan di Bundaran Gempol dan berhenti di exit tol yang mengarah ke Jalan By Pass Pandaan dekat Taman Dayu. Juga sebaliknya yang dari arah Malang menuju ke Surabaya masuk melalui entrance Pandaan tersebut dan keluar di bundaran Gempol.
"Sebenarnya ini masih belum siap benar. Rambu-rambu belum dipasang, ada penyempitan. Jadi ini cuma untuk membantu menghindari kemacetan di Apollo," tandasnya sambil menambahkan, progres pembangunan tol Gempan ini sudah mencapai 93 persen.
(bdh/bdh)











































