Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Bambang Hadjar Purwono. Dia menyebut titik rawan macet sepanjang jalan nasional di Lamongan itu berada di depan Stasiun Lamongan, perlintasan jalur ganda kereta api di sebelah Terminal Lamongan, pertigaan Sukodadi, Pasar Sukodadi, Pertigaan Pucuk, Depan Pasar Gembong Babat dan depan Pasar Babat.
Selain itu, ruas jalan nasional deandels, terutama di depan Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Maharani Zoo juga rawan macet. Di kawasan pantura ini, diprediksi juga akan timbul kemacetan dari pasar tumpah di Banjarwati, Pasar Kranji/Paciran, Pasar Kemantren dan Pasar Blimbing.
"Pengendara yang mengambil rute jalan daendels juga harus berhati-hati dengan kemacetan di akses masuk ke TPI Brondong," kata Bambang kepada wartawan, Rabu (23/7/2014).
Bambang menuturkan, selain tidak meliburkan stafnya, Dishub juga ikut melakukan penjagaan di sejumlah pos polisi dalam 2 kali shift. Khusus untuk pasar tumpah, disiapkan staf dengan kendaraan yang mobile untuk melakukan penertiban.
"Untuk pasar tumpah kami juga menyiagakan kendaraan yang setiap saat bisa mobile," tuturnya.
(fat/fat)










































