Dari informasi yang berhasil dihimpun detikcom, pelaku yang berjumlah 6 orang, saat beraksi membawa senjata api dan mengenakan cadar. Mereka mengendarai kendaraan sepeda motor matic dengan berboncengan.
Menurut Asrul Sani penjaga toko, empat orang antaranya masuk ke dalam toko dan dua pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor. "Setelah turun dari sepeda motor, empat orang masuk ke dalam toko," ujar Asrul.
Karena ketakutan, penjaga toko hanya diam saat para perampok menodongkan senjata yang dibawanya ke arah mereka. "Kami semua (penjaga) panik dan tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka semua memakai cadar mas," lanjut Asrul.
Setelah masuk ke dalam toko, keempat pelaku lantas memecahkan kaca etalase dan mengambil perhiasan emas seberat hampir 1 Kg.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Slamet Riadi, kawanan perampokan melakukan aksinya dengan sangat cepat. Setelah melakukan aksinya keenam pelaku langsung kabur ke arah Kediri.
"Menurut keterangan saksi, pelakunya memang ada 6 orang. Mereka membawa diduga senjata api. Namun tidak diletuskan. Ada sekitar 1 Kg emas yang diambil," jelas AKP Slamet Riadi.
Hingga kini tambah Kasat Reskrim, pihaknya masih menyelidiki dan memburu pelaku yang melarikan diri ke arah Kediri.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
(bdh/bdh)










































