"Ada kejadian menonjol DPKTb di Surabaya," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur Sufiyanto di lokasi pimpinan Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara pemilu presiden tingkat Provinsi Jawa Timur di Hotel Equator Surabaya, Jumat (18/7/2014).
Dari 134 TPS yang dilaporkan adanya kejanggalan soal DPKTb, kata Sufiyanto sudah dicek dan memang ada data pemilih yang di DPT masuk di DPKTb. "Tapi masih dicek akurasi lagi data di temen KPU dan direkom panwaslu ke KPU (Surabaya)," tuturnya.
Ia menerangkan, Panwaslu Kota Surabaya menemukan formulir C-6 dan orang tersebut juga memilih melalui DPKTb di TPS lainnya.
"Ada di wilayah Kecamatan Gayungan dan Wonokromo. Dari letak geografis kan cuku dekat," tuturnya.
Dengan adanya temuan tersebut, pengawas pemilu merekomendasikan 2 TPS dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).
"Ya PSU di 2 TPS di 2 kecamatan itu," tandasnya.
(roi/bdh)











































