Dua pelaku berhasil dibekuk, sementara 4 lainnya memilih kabur ke dalam hutan di sisi jalan raya Desa Pasir Putih. Dua pelaku yang diringkus adalah Alifin (39) dan Hosnan (25). Kedua pelaku asal Probolinggo itu langsung digiring ke Mapolres Situbondo, beserta sejumlah barang bukti berupa alat dan hasil pencurian.
"Mereka terlibat pencurian sarang walet di belakang SPBU Kembangsambi. Dua pelaku masih diperiksa untuk dikembangkan. Diakui ada 4 rekannya yang kabur," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi, Rabu (16/7/2014).
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, kecelakaan komplotan pencuri walet itu terjadi, sesaat setelah mereka menggarong sarang burung walet di Dusun Kembangsambi, dini hari tadi. Saat bermaksud pulang menuju arah Probolinggo, mobil Xenia yang ditumpangi komplotan pencuri itu terlibat tabrakan. Diduga, sopir Xenia berinisial FN mengantuk, hingga menabrak truk yang parkir di sisi selatan jalan.
"Teman-teman lari ke arah hutan di selatan jalan. Saya dan dia (Hosnan, red) tertahan di dalam mobil sampai tertangkap," ujar Alifin saat di Mapolres Situbondo.
Alifin bersikukuh jika aksi pencurian itu dilakukan, atas pesanan seorang penadah berinisial DD, warga Situbondo. Bahkan, bersama si DD itulah, Alifin yang pernah terlibat pencurian serupa di Pasuruan, itu mengaku menggambar sasaran di belakang SPBU Kembangsambi. Tiap kilogram hasil pencurian sarang walet itu dijanjikan akan dibeli DD seharga Rp 2 juta.
"Empat pelaku yang kabur sudah berhasil kami identifikasi. Sekarang dalam pengejaran. Untuk kasus kecelakaannya, ditangani tersendiri oleh Unit Laka Satlantas," pungkas AKP Wahyudi.
(bdh/bdh)











































