Hari Ini Coblosan Ulang di Mojokerto Dijaga Ekstra Ketat

Hari Ini Coblosan Ulang di Mojokerto Dijaga Ekstra Ketat

- detikNews
Senin, 14 Jul 2014 10:35 WIB
Hari Ini Coblosan Ulang di Mojokerto Dijaga Ekstra Ketat
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Coblos ulang Pilpres 2014 di TPS 8 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dijaga 30 anggota polisi dan beberapa TNI, Senin (14/7/2014). Hingga pukul 10.00 WIB, partisipasi pemilih baru 50% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin Sholihin mengatakan, pelaksanaan coblosan ulang dipindahkan dari lokasi semula. Saat Pilpres (9/7), TPS 8 Kelurahan Kranggan menggelar pemungutan suara di SMPN 8 Kota Mojokerto. Kali ini, digelar di balai RW 01 Kelurahan Kranggan.

"Karena SMPN 8 digunakan untuk kegiatan belajar, maka kita pindahkan ke balai RW 01 Kelurahan Kranggan," kata Amin kepada detikcom saat ditemui di lokasi.

Amin menuturkan, hingga pukul 10.00 WIB, partisipasi pemilih baru mencapai 50% dari DPT TPS 8 yang sebanyak 431 orang. Sama seperti saat pilpres, pemungutan suara digelar hingga pukul 13.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan penghitungan suara.

"Harapan kami partisipasi meningkat atau minimal sama dengan pilpres. Kami sudah berupaya melakukan sosialisasi kepada warga agar partisipasi pemilih tetap tinggi. Diantaranya, melalui pembagian undangan ke warga. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan tim sukses pasangan capres-cawapres agar memobilisasi calon pemilih mereka masing-masing," imbuhnya.

Pantauan detikcom di lokasi, pengamanan di TPS 8 jauh lebih ketat dibandingkan saat pilpres. Puluhan anggota polisi dari Polres Mojokerto dan beberapa anggota TNI terlihat bersiaga di sekitar TPS 8. Sementara di TPS, terdapat dua anggota Linmas, pengawas pemilu lapangan (PPL), Panwascam dan Panwaslu yang turut mengawasi jalannya coblosan ulang.

"Hari ini kita terjunkan 30 anggota kami untuk menjaga proses pemungutan suara ulang ini, selain itu ada juga beberapa anggota TNI turut bersiaga untuk mengantisipasi gangguan keamanan," ucap Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota, AKP Sriyono.

Sementara Ketua Panwaslu Kota Mojokerto, Elsa Fifajanti menuturkan, coblosan ulang kali ini tergolong istimewa. Pasalnya, dari segi pengamanan dan pengawasan dilakukan lebih ketat dibandingkan saat Pilpres.

"Ini pemungutan suara yang istimewa, kalau kemarin (Pilpres) anggota PPL harus mobile keliling TPS lain, kali ini fokus di TPS 8," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU Kota Mojokerto menggelar coblosan ulang di TPS 8 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Senin (14/7/2014). Pasalnya, ditemukan seorang pemilih yang mencoblos dua kali saat Pilpres digelar tanggal 9 Juli lalu. Pemilihan ulang ini digelar setelah KPU menerima rekomendasi dari Panwaslu Kota Mojokerto.

(fat/fat)
Berita Terkait