Antrean dibuat dua baris mengekor mobil pick up, tempat sembako-sembako murah dijual. Kebutuhan pokok yang dijual adalah minyak goreng, gula, beras, dan tepung. Untuk 5 kg beras seharga Rp 37.500, minyak dijual seharga Rp 8.750 dan tepung Rp 6.800 per kg.
"Ini sudah yang kedua kami gelar di sini (Pasar Tawangmangu,red)," ujar Kasi Perencanaan Pengembangan dan Usaha (PPU) Bulog Subdivre Malang Dodied Uswanto di sela operasi pasar.
Ia mengaku, operasi pasar sengaja dilakukan pagi hari. Agar warga ingin membeli sembako dapat memperoleh harga yang murah. "Jadi biar tak beli ke pedagang, karena ada selisih harga," akunya.
Pihaknya memberikan batasan bagi pembelian minyak, gula dan tepung. Sementara, untuk beras dibebaskan berapapun jumlah pembelian. "Kalau minyak, tepung, gula kita batasi masing-masing dua," sambung Dodied.
Ia menambahkan, hanya akan menggelar operasi pasar satu kali di setiap titik. Karena jika lebih, sembako justru akan diburu para pedagang. "Kalau siang penyerapan justru oleh pedagang sendiri," imbuhnya.
Selama operasi pasar, Bulog menyediakan 7 kwintal minyak goreng, 6 kwintal beras, 7 kwintal gula dan 365 kg tepung.
(fat/fat)











































