"Yang terbakar gudang paling belakang. Waktu itu saya berada did epan melihat ke belakang ternyata ada api yang cukup besar," kata Arifin, salah satu penjaga pabrik rotan, kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (10/7/2014).
Pria 50 tahun tersebut menambahkan, mengetahui dan melihat ada api, dirinya langsung keluar dan meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.
"Tahu ada yang terbakar, saya langsung hubungi petugas pemadam kebakaran Surabaya dan Sidoarjo,"ujar dia.
5 unit mobil PMK, 2 unit dari Surabaya dan 3 unit dari Sidoarjo, datang dan segera melakukan pemadaman. Dalam upaya pemadaman tersebut, seorang petugas PMK dari unit Wiyung menjadi korban.
Petugas PMK bernama Mulyanto itu jatuh dan tertimpa atap saat melakukan pemadaman. Mulyanto saat itu hendak membantu temannya memadamkan api dari sisi belakang. Namun, saat membantu dan mengarahkan Mulyanto, justru tertimpa atap.
"Waktu itu saya mau membantu teman yang di atas untuk memadamkan dengan naik asbes. Tapi saat naik, asbesnya jebol saya jatuh," kata Mulyanto di Rumah SakitSiti Khodijah.
(iwd/iwd)











































