Petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Kawasan Perairan (KP) Tanjung Wangi, Polsek Kalipuro dan Satuan Brimob Polda Jatim itu juga memeriksa 4 pengendara dari mobil tersebut termasuk salah satu oknum wartawan.
"Kami mengamankan satu Toyota Alphard, satu Toyota Avanza, dan satu Daihatsu xenia. Semuanya menggunakan STNK palsu," ungkap Kapolsek KP Tanjung Wangi, AKP Subandi kepada wartawan, Minggu (6/7/2014).
Razia kendaraan ini, kata Subandi, sebagai upaya untuk menciptakan kondisi aman jelang pilpres dan lebaran. Razia ini digelar untuk memastikan keamanan di Pelabuhan Ketapang dengan sasaran kelengkapan kendaraan, identitas, sajam, senpi, dan bahan peledak.
Dijadwalkan razia serupa akan terus digelar di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, hingga lebaran nanti. Subandi menambahkan, ada beberapa modus pengendara untuk mengelabui pemeriksaan petugas. Semisal, mobil yang diganti nopol dan STNK nya lantaran menghindari kejaran angsuran bank, dan selebihnya murni pemalsuan STNK.
Dari empat pengendara yang diperiksa, saat hendak diamankan, oknum wartawan sempat membantah jika STNK mobil Avanza silver Nopol AG 1566 RN yang dikendarainya palsu.
"Oknum wartawan mingguan Patroli namanya Ria Ningsih, dia ngotot STNK nya asli padahal dari data online nama pemilik kendaraan beda dengan yang tertera STNK," ujar Subandi.
Namun selepas mendapatkan penjelasan dari polisi, akhirnya perempuan berjilbab paruh baya asal Madiun itu menyadari jika ia menjadi korban penjualan mobil bodong.
"Saya beli dari temen wartawan juga di Madiun, nggak tahu kalau ini ternyata aspal. Sudah sudah saya malu kalau seperti ini," tandas Ria sambil menutupi wajahnya dengan kerudung.
(iwd/iwd)










































