"Pasangan nomor 1 ini mempunyai program pembangunan yang sama dengan program IPHI," ujar Ketua IPHI Jatim Tamat Anshory Ismail, Selasa (1/7/2014).
Ia membeberkan program IPHI yang juga didukung pasangan Prabowo-Hatta. Contohnya, IPHI mengusulkan kepada pemerintah agar dibentuk badan khusus pengelola dana haji yang kini mencapai sekitar Rp 64 triliun. Selain itu, IPHI mengusulkan dilakukan moratorium pendaftaran haji, agar tidak terjadi daftar tunggu yang panjang.
"Keinginan IPHI untuk menyempurnakan pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Dana haji ini kan sangat besar, dan dana itu bisa digunakan untuk kebaikan bagi penduduk Indonesia," tuturnya.
Menurutnya, bunga dana haji mencapai sekitar Rp 2 triliun. Apabila dapat dikelola dengan baik, maka biaya perjalanan ibadah haji bisa lebih murah. "Ternyata usulan dari IPHI ini didukung capres-cawapres Prabowo-Hatta," terangnya.
Ashory menambahkan, ke depan Indonesia perlu dipimpin orang yang tegas, cerdas, berani dan jujur. Katanya, dari berbagai kajian yang dilakukan IPHI termasuk rapat pimpinan nasional (IPHI), sikap tersebut dapat dilihat pada Prabowo-Hatta.
"Termasuk melihat hasil debat capres-cawapres, program-program pasangan nomor urut 1 ini bisa diterima semua pihak," tandasnya.
(roi/bdh)











































