Ular Dijadikan Dolanan Anak Banyuwangi Sambil Menunggu Buka Puasa

Ular Dijadikan Dolanan Anak Banyuwangi Sambil Menunggu Buka Puasa

- detikNews
Senin, 30 Jun 2014 16:55 WIB
Ular Dijadikan Dolanan Anak Banyuwangi Sambil Menunggu Buka Puasa
Anak-anak dengan gembira bermain dengan ular
Banyuwangi - Mengisi hari libur dan menunggu waktu berbuka puasa dimanfaatkan anak-anak di Banyuwangi dengan bermain di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sritanjung. Tidak hanya bermain biasa, mereka bermain dengan ular piaraan mereka.

Rupanya mereka adalah anak-anak dari anggota komunitas Banyuwangi Reptil Community (BRC). BRC adalah komunitas masyarakat Banyuwangi yang hobi merawat reptil mulai dari ular, kadal dan jenis reptil lainnya.

"Kami sengaja mengajak anak-anak kami berkumpul bareng komunitas. Kami juga ingin menunjukkan ke masyarakat jika reptil ini sebenarnya tidak berbahaya," ujar Gita Anjani, koordinator BRC kepada detikcom, Senin (30/6/2014).

Menurut Gita, mengajak anak-anak mengenal reptil sudah dilakukan sejak dini. Sebab selama ini mereka merawat reptil bersama dengan keluarga. Dan itu merupakan hal biasa dia lakukan selama ini.

"Saya merawat beberapa ular di rumah. Anak saya Audia juga ikut merawat ular dirumah," tambah Gita sambil mengawasi anaknya bermain ular.

Menurutnya, merawat reptil sangatlah mudah. Asal mengerti waktu makan dan tidak menyiksa, dipastikan aman memeliharanya. Menurut Gita, saat ini kelompoknya sedang melakukan edukasi terhadap masyarakat agar tidak membunuh ular dan reptil lainnya, jika masyarakat menemukannya.

"Makanya kami ajak anak-anak untuk melakukan edukasi di sini. Jenisnya banyak yang kami kenalkan, mulai Phyton Reticulatus, Molurus Albino, Ballphyton, Salva, Soalayar, tapi yang jenis beracun tidak kami kenalkan," tandasnya.

Sementara itu, Audia mengaku tidak takut dengan perliharaan ular jenis phyton yang dirawat orang tuanya. Menurutnya ada keunikan tersendiri saat memelihara ataupun memegang ular. Bahkan meski dililit di sekitar lehernya, tidak ada rasa takut dalam wajah ataupun tubuhnya.

"Biasa saja, ini yang paling aku sayangi. Dan saya di sini bisa pamer ke orang kalau saya berani pegang ular," tandasnya sambil membenahi ular yang mau jatuh dari lehernya.

(iwd/iwd)
Berita Terkait