Pemkot Surabaya Optimis Dolly dan Jarak Sudah Tamat Usai Lebaran

Pemkot Surabaya Optimis Dolly dan Jarak Sudah Tamat Usai Lebaran

- detikNews
Jumat, 27 Jun 2014 10:27 WIB
Pemkot Surabaya Optimis Dolly dan Jarak Sudah Tamat Usai Lebaran
Suasana Gang Dolly/ Budi Sugiharto
Surabaya - Sejumlah warga dan pekerja di Lokalisasi Dolly dan Jarak masih menolak penutupan. Hal itu dianggap wajar. Namun, usai lebaran diharapkan tidak ada lagi kegiatan prostitusi di kawasan tersebut.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tetap mengedepankan upaya dan langah prefentif untuk mengalihfungsikan lokalisasi Dolly dan Jarak seperti telah dideklarasikan pada 18 Juni lalu di Gedung Islamic Center.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan sejauh ini pihaknya tidak akan gegabah melakukan tindakan yang terkait dengan alih fungsi lokalisasi menjadi sentra ekonomi dan fasilitas umum yang bermanfaat bagi publik.

"Itu nanti menunggu info dari intelijen. Kita tidak ingin melakukan provokatif karena ini yang ditunggu mereka. Makanya kami tidak ingin memancing dan terpancing," ungkapnya menanggapi rencana pencopotan papan nama di wisma yang tersebar di Dolly dan Jarak.

Mantan Camat Gubeng ini menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi alih fungsi di lokalisasi.

"Kita menggunakan cara yang santun dan tidak memancing sehingga bisa terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan dan mengindarkan konflik horizontal," imbuh Irfan kepada detikcom, Jumat (27/6/2014).

Namun Irvan optimis alih fungsi lokalisasi Dolly dan Jarak akan berjalan sesuai rencana sehingga pasca lebaran sudah tidak ada lagi wisma yang beroperasi. Sebab selama Ramadan, semua tempat hiburan malam tak terkecuali di lokalisasi Dolly dan Jarak wajib menghentikan operasinya.

"Seperti yang dikatakan Bu Wali, kalau kita mau InsyaAllah pasti bisa dengan terus berusaha," pungkas Irvan.

(ze/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini