Bus Rombongan Wali Songo Seruduk Truk Pasir di Mojokerto

Bus Rombongan Wali Songo Seruduk Truk Pasir di Mojokerto

- detikNews
Minggu, 22 Jun 2014 07:29 WIB
Bus Rombongan Wali Songo Seruduk Truk Pasir di Mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Bus Bima Jaya yang mengangkut 60 jamaah ziarah Wali Songo menabrak truk bermuatan pasir di Jalan Raya Trowulan, Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Akibatnya, truk dengan nopol W 8536 G terguling dan menabrak median jalan. Sedangkan puluhan penumpang bus terlantar beberapa jam di lokasi kecelakaan.

Kait Laka Polres Mojokerto, Iptu Sariyanto menjelaskan, kecelakaan terjadi dini hari tadi, Minggu (22/6/2014). Saat itu bus Bima Jaya dengan nopol W 7549 UY yang mengangkut 60 jamaah ziarah Wali Songo asal Krian, Sidoarjo melaju dari arah Jombang menuju Surabaya.

Tiba di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan Ifan Budianto (35), warga Desa Suko Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo ini hendak mendahului truk pasir di depannya.

"Tiba di TKP, diduga karena sopir bus mengantuk, sisi kanan bus menghantam sisi kiri bak truk. Truk hilang kendali kemudian menabrak dan terguling di median jalan," jelas Sariyanto kepada detikcom di lokasi kejadian.

Menurut Supardi (53), salah seorang penumpang bus saat kejadian dirinya mengaku mendengar benturan keras. Setelah itu bus sempat oleng usai menabrak sisi belakang truk pasir.

"Kami sedang perjalanan pulang ke Krian setelah ziarah Wali Songo. Tiba-tiba terdengar benturan keras, bus sempat oleng. Kami semua kaget setengah mati, karena semua sedang istirahat," imbuh Supardi.

Akibat kejadian ini, sopir truk Tholib (32), asal Desa Sumber Waru Kecamatan Wringin Anom, Gresik mengalami patah kaki kiri. Saat ini menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto. Sedangkan sopir bus diamankan di Mapolres Mojokerto.

Sementara itu, karena sopir Bus Bima Jaya dan busnya ditahan polisi, sebanyak 60 rombongan ziarah Wali Songo asal Desa Sidomulyo, Bakalan dan Ngingas Kecamatan Krian, Sidoarjo sempat terlantar beberapa jam. Hingga pukul 01.00 WIB, puluhan jamaah ini masih berkumpul di pinggir jalan untuk menunggu dijemput bus lain.

(fat/fat)
Berita Terkait