Korban, F. Indra Kurniawan (27) warga Desa Kalitenggah Tanggulangin, mengalami luka di bagian kepala dengan 7 jahitan. Peristiwa itu bermula saat 4 kawanan perampok mendatangi tempat kasir dan meminta kunci brankas.
Namun salah satu pegawai berusaha bertahan. Akhirnya satu perampok langsung membacok korban dan mengenai kepala serta mengeluarkan darah. Puas melukai korban, kawanan lainnya memaksa 2 pegawai menunjukkan tempat penyimpanan uang.
"Mereka sempat menyekap pegawai Indomaret. Dan setelah berhasil menggasak uang dan beberapa bungkus rokok kawanan perampok kabur mengendarai sepeda motor," kata Kapolsek Porong Kompol Mujiono, Kamis (19/6/2014).
Pihaknya sudah meminta keterangan dua pegawai dan sedang melakukan olah TKP yang dipenuhi bercak-bercak darah di bagian kasir.
Sementara korban luka, F. Indra Kurniawan (27) mengaku semula dirinya tidak curiga seorang pelaku membeli minuman tanpa melepas helm.
"Saya mulai curiga saat pelaku mendekati saya dan meminta kunci kasir dan brankas. Saya berusaha tidak memberikan kuncinya tapi perampok tersebut membacok kepala saya dengan clurit," jelas Indra.
Indra menambahkan, setelah kepalanya dilukai dirinya merasa takut. Sebab teman-teman perampok membawa senpi.
"Saya agak takut mas, apalagi pelaku yang lain ada yang membawa senjata api (senpi). Setelah perampok mendapat uang sebesar Rp 14 juta dan beberapa bungkus rokok, 4 kawanan perampok kabur," kenangnya.
Dirinya pun langsung menghubungi polisi dan akhirnya dibawa ke rumah sakit Pusdik Gasum Porong.
(fat/fat)











































