Ketegangan itu memuncak saat mata mereka melihat gunting yang dipegang petugas medis. Tanpa dikomando, kedua bocah itu langsung turun dari ranjang. Mereka berlari kencang, kabur.
"Tolong, tolong mereka dikejar," ujar salah satu pimpinan polisi kepada bawahannya.
Tak mudah mengejar mereka. Badan kecil yang gesit dan berlari di kerumunan membuat beberapa polisi kesulitan menangkap bocah kelas dua dan lima SD itu. Namun pada akhirnya Jaki dan Galih tertangkap. Setelah ditenangkan, kedua bocah tersebut akhirnya menjalani khitannya dengan sukses.
Sedikit kelucuan itu terjadi saat berlangsungnya khitan massal di aula Polres Probolinggo, Kamis (19/6/2014). Ada 41 anak yang dikhitan. Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka hari bhayangkara sekaligus dilakukan saat liburan sekolah.
"Iya, tadi ada dua anak yang lari karena ketakutan saat hendak dikhitan. Padahal setelah khitan mereka dapat bingkisan lho," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan.
(iwd/iwd)











































