Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Raydian Kokrosono mengungkapkan persimpangan Banyu Urip-Girilaya sejak ada blokade warga dan pekerja lokalisasi yang menolak penutupan masih terpantau aman dan lancar.
"Mereka memang menutup akses Jalan Girilaya. Akan tetapi kita alihkan arus ke jalur lain sehingga kita upayakan lalin tetap lancar," katanya saat dihubungi detikcom, Rabu (18/6/2014).
Raydian mengungkapkan, pihaknya tidak punya kuasa untuk membubarkan blokade jalan oleh pekerja dan warga lokalisasi. Selain minimnya personel, pihaknya juga tetap melakukan upaya pembubaran sesuai tahapan.
"Untuk membubarkannya tidak hanya dari lalu lintas, akan kita tunggu dari tim gabungan dan kita ke depankan upaya persuasif," imbuhnya.
Untuk melancarkan arus lalu lintas di persimpangan Banyu Urip-Girilaya, Raydian mengaku sudah menempatkan 10 anggotanya di lokasi. Sedangkan untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar lokalisasi pihaknya menurunkan 50 personel gabungan dari Polsek Sawahan dan Polsek Dukuh Pakis.
(fat/try)










































