Polisi: Pelaku Pengrusakan Wisma Dolly Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

Polisi: Pelaku Pengrusakan Wisma Dolly Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

- detikNews
Selasa, 17 Jun 2014 16:21 WIB
Polisi: Pelaku Pengrusakan Wisma Dolly Diduga Alami Gangguan Kejiwaan
NA saat diamankan warga usai melakukan pelemparan
Surabaya - Nanang Arokhman alias NA pelaku pelemparan terhadap dua wisma Dolly diduga mengalami gangguan jiwa. Pria 22 tahun itu kerap bicara ngelantur serta tak masuk akal saat dimintai keterangan di Polsek Sawahan.

"Bicaranya asal njawab, ngelantur, tak fokus," kata Kompol Manang Soebeti saat dihubungi detikcom, Selasa (17/6/2014).

Kapolsek Sawahan tersebut mengatakan, dari keterangan Nanang yang sepatah-patah, diketahui jika peristiwa itu berawal saat Nanang pada dini hari tadi keluar rumah mengendarai motor menuju Ampel. Setelah dari Ampel, pria warga Lakarsantri itu menuju Dolly dan terjadilah peristiwa itu.

Saat ke Dolly itulah motor Nanang kehabisan bensin. Dia lalu menuju SPBU dan karena tak membawa uang, Nanang menukarkan HP nya dengan bensin. Sayangnya Nanang tak ingat di SPBU mana dia menukarkan HP nya.

"Saat ditanya kenapa melakukan pelemparan, dia (Nanang) menjawab jika dia disuruh Gusti Allah dan Sunan Ampel," lanjut Manang.

Manang menambahkan, jawaban yang menggelikan juga diutarakan Nanang saat dia mengatakan jika di jidatnya akan muncul tulisan Dajjal bila tidak melakukan wisma-wisma di Dolly. Bahkan ucapan Nanang kian melantur jika wisma-wisma Dolly akan dirobohkannya dan akan ditanaminya pohon.

"Dia (Nanang) juga mengaku jika usianya 200 ribu," ujar Manang geli.

Dugaan jika Nanang adalah penderita gangguan jiwa berasal dari pengakuannya sendiri. Nanang mengaku pernah dirawat dan menginap di RSJ Menur. Saat ini Nanang mengaku masih menjalani rawat jalan di RSJ Menur.

"Sebenarnya, dari Ampel dia menuju ke RSJ Menur dulu untuk meminta surat keterangan sembuh. Tetapi pihak RSJ tidak memberikan," tandas Manang.


(iwd/bdh)
Berita Terkait