Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta Setija mengaku belum mendapatkan detil motif pengrusakan wisma yang dilakukan oleh NA.
"NA warga Surabaya," katanya singkat saat dihubungi detikcom, Selasa (17/6/2014).
Meski motifnya belum terbongkar, namun NA kepada polisi menyatakan jika melakukan aksinya karena sebagai utusan Allah.
"Saya utusan Allah, itu pengakuan sementaranya," ujar Setija yang menyatakan kasusnya masih terus dikembangkan.
Ulah NA di Selasa pagi ini telah menggegerkan lokalisasi Dolly dan Jarak. Ketegangan memang sempat terjadi karena NA nekat melakukan pengrusakan dengan memecahkan kaca jendela dua wisma.
Akibat ulah sang pemuda itu, kaca jendela Wisma Sumber Rejeki dan Wisma Putri Ayu 2 pecah berantakan. Bahkan NA juga melempari warga dengan batu sebelum akhirnya menyerah dan ditangkap.
(ze/gik)










































