Detik-detik Sebelum Seorang Pemuda Mengamuk di Dolly

Jelang Penutupan Dolly

Detik-detik Sebelum Seorang Pemuda Mengamuk di Dolly

- detikNews
Selasa, 17 Jun 2014 10:08 WIB
Detik-detik Sebelum Seorang Pemuda Mengamuk di Dolly
Salah satu wisma di Dolly yang jadi korban/Rois Jajeli
Surabaya - Aksi pengrusakan seorang pemuda di Dolly membuat geger lokalisasi yang bakal ditutup pada 18 Juni ini. Meski motifnya belum terkuak, namun aksi pemuda ini cukup nekat.

"Mungkin stres pelakunya. Warga di sini lagi panas-panasnya menolak penutupan Dolly, kok dia malah merusak dan memancing kemarahan," kata seorang pria yang mengaku bernama Kalidek, Selasa (17/6/2014).

Saksi mata yang setiap hari sebagai pekerja wisma ini mengaku terkejut ketika pemuda tersebut yang tiba tiba datang dan hampir menabraknya.

Saat kejadian, Kalidek sedang asyik memainkan telepon genggamnya di depan Wisma Sumber Rejeki. Tiba tiba pemuda yang mengendarai Honda Revo warna biru datang dan hampir menabrak dirinya.

"Apa kamu nantang," kata Kalidek menirukan ucapan pemuda yang sudah diamankan polisi itu.

Setelah itu, kata Kalidek, pemuda tersebut langsung memecahkan kaca Wisma Sumber Rejeki. "Saya langsung lari ke posko keamanan meminta bantuan," ujar dia.

Hal senada diungkapkan warga lain sebut saja Ferry, yang mengungkapkan, usai melempar kaca dua wisma. Pemuda yang menggunakan kaus berlengan panjang itu kemudian mendatangi warga sambil menenteng batu di tangan kiri dan tangan kanannya menantang warga.

"Ayo maju, siapa yang berani," ujar Ferry yang menirukan teriakan pemuda tersebut.

Batu pun dilemparkan ke arah kerumunan warga. Namun warga berhasil menghindar, tapi mobil Honda Civic warna kuning yang sedang dicuci tak luput. Warga pun balas melempar batu ke arah sang pemuda yang identitasnya belum diketahui itu.

Saat dibalas warga, pelaku mendadak langsung duduk jongkok sambil meminta ampun alias menyerah. "Oalah tak pikir kendel terus sakti," ujar Ferry.

Akibat ulah sang pemuda itu, kaca jendela Wisma Sumber Rejeki dan Wisma Putri Ayu 2 pecah berantakan.

Beruntung, ada seorang petugas kepolisian berpakaian preman tiba di Dolly dan langsung mengamankan pelaku dari amuk massa yang marah.

(ze/gik)
Berita Terkait