Rumah tersebut milik Gracia Angelina, seorang dokter hewan. Rumah tersebut sudah dua bulan ditinggal pemiliknya. Dari rumah itu komplotan penjahat tersebut menjarah brankas, keyboard dan TV.
"Brankasnya dibawa lari. Tetapi brankas itu tak ada isinya," kata Jujuk Sukandar, ketua RW setempat kepada wartawan, Senin (16/6/2014).
Jujuk tahu persis yang dijarah pelaku karena ia lah yang diserahi tugas menjaga rumah tersebut. Jujuk mengatakan, sebenarnya para tetangga mengetahui jika ada orang asing masuk ke rumah itu. Tetapi para tetangga tidak curiga karena mereka mengira orang asing itu adalah keluarga pemilik rumah.
"Tetangga mengira pelaku adalah keluarga pemilik rumah, makanya mereka tidak curiga," lanjut Jujuk.
Para tetangga menjadi curiga saat melihat pintu pagar dan pintu rumah dibiarkan terbuka. Kecurigaan bertambah besar saat melihat gembok pintu pagar dalam keadaan rusak.
"Saat saya masuk, kondisi rumah sudah berantakan," ujar Jujuk.
Sementara itu, polisi membenarkan adanya peristiwa pembobolan rumah tersebut. Namun polisi belum bersedia memberikan keterangan lebih rinci.
"Rumah itu sudah lama ditinggal pemiliknya namun kuncinya dititipkan ke tetangganya. Kerugiannya Rp 5 juta," ujar Kapolsek Wonocolo AKP Naufil Hartono.
(iwd/fat)











































