"Sepanjang jalur kami pastikan aman. Mulai dari wesel rel, lengkung rel, kanan kiri jembatan, kanan kiri perlintasan, sambungan dan lurusan rel," ujar Muhlisin, Senior Supervisor Unit Pelaksana Tehnik Jalan Rel PT KAI Daops 9 Jember, saat ditemui detikcom di Stasiun Banyuwangi Baru Kecamatan Kalipuro, Senin (16/6/2014).
Pada wesel rel, kata Muhlisin, seluruh bagian diperiksa, mulai lidah wesel hingga ujung jarum wesel. Khusus perbaikan pada wesel rel, untuk memastikan aman, pihaknya menurunkan lokomotif penguji coba.
"Pada rel yang lurus pun juga kita periksa, karena di situ bisa terjadi geseran. Ini bisa terjadi akibat rel memuai karena panas," lanjutnya.
Sejumlah titik rawan, seperti di Stasiun Kabat Kecamatan Kabat dan perlintasan Argopuro di Kecamatan Kalipuro, menjadi sorotan utama perbaikan kali ini.
Perlintasan di Stasiun Kabat rawan terjadi pergeseran karena daerah ini sering dilanda banjir. Sedangkan di perlintasan Argopuro, pihak PT KAI Daops 9 Jember memastikan palang pintu berfungsi normal. Terlebih pada perlintasan ini sering terjadi kecelakaan kereta api hingga mengakibatkan korban jiwa.
Untuk jembatan rel kereta api di Boyolangu, di Kecamatan Giri beberapa waktu lalu ambrol, kini juga sudah dipastikan aman. Muhlisin memastikan, sampai saat ini seluruh jalur kereta api khususnya yang ada di kabupaten Banyuwangi semua aman dan siap digunakan untuk arus mudik.
"Seperti biasanya, saat ini kita selalu siap sedia 24 jam. Hand phone, HT selalu on, jadi kalau ada laporan terjadi masalah kami langsung meluncur, baik siang maupun malam," pungkasnya.
(fat/fat)











































