Idap Tumor Kelenjar Getah Bening, Tiap Hari Ani Rawat Dua Adik dan Ayahnya

Idap Tumor Kelenjar Getah Bening, Tiap Hari Ani Rawat Dua Adik dan Ayahnya

- detikNews
Kamis, 12 Jun 2014 09:10 WIB
Idap Tumor Kelenjar Getah Bening, Tiap Hari Ani Rawat Dua Adik dan Ayahnya
Ani yang menemani adiknya saat di kursi roda/M Aminudin
Malang - Benjolan di dua kelopak matanya, tak menyurutkan Ani meringankan beban orang tuanya. Setiap hari, remaja 16 tahun ini berperan bak ibu rumah tangga. Dan setiap hari pula Ani harus merawat dan meladeni ayah dan dua adiknya dalam keterbatasan.

Kondisi Ani memang tidak sempurna. Ani yang bernama lengkap Caturhandayani menderita kelenjar getah bening. Penyakit itu membuat tumor di matanya. Kedua kelopak mata Ani memiliki benjolan yang hampir menutup matanya.

Ani tinggal di sebuah rumah kecil berdinding bambu di Jalan Raya Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Dia tinggal bersama bapaknya, Sugiono (56) dan dua adiknya Ana Mayaja (13) dan Slamet Abidin (6).

Satu dari dua adiknya yakni Ana menderita polio yang mengharuskan harus duduk di kursi roda. Ibu Ani, Ngatiah (55), sudah lama meninggakan keluarga itu karena bercerai dari Sugiono 10 tahun lalu.

"Saya berpisah dengan ibunya anak-anak. Kemudian saya menikah lagi tapi berpisah juga," ujar Sugiono saat ditemui di rumahnya yang sederhana, Kamis (12/6/2014).

Mengenai penyakit yang diderita Ani, Sugiono mengatakan jika penyakit yang menggerogoti anaknya sudah diderita sejak kelas 5 SD. Karena menderita penyakit itulah, anak keempat dari enam bersaudara ini memilih putus sekolah.

"Sejak SD sudah kelihatan penyakit yang katanya tumor. Dia (Ani) memutuskan berhenti," lanjut Sugiono.

Sugiono sendiri setiap harinya berjualan sepeda angin di pasar setempat. Karena meninggalkan rumah dan tak ada istri, otomatis Ani-lah yang mengerjakan semua urusan rumah, Mulai dari mencuci baju, memasak, hingga memandikan kedua adiknya.

"Biasa bangun jam 5, bersih-bersih, masak dan memandikan adik," tutur Ani mendampingi ayahnya.

Untuk memasak, Ani menggunakan kayu bakar yang biasanya didapatkan di ladang-ladang milik warga. Ani mencari kayu itu sendiri. Padahal dengan kondisi mata yang membengkak, pandangan Ani agak buram.

Ani juga terlihat susah bernafas akibat kondisinya tersebut. Selain itu, kepala Ani sering pusing, khususnya pada malam hari. Tak hanya itu, penyakit tumor pada mata Ani juga membuat anggota badannya yang lain juga terasa sakit.

"Saya biasa masak sayuran karena adik suka menu itu," ujar Ani.

Setiap hari, Ani juga harus menjaga kedua adiknya, terlebih Ana yang menderita polio. Ani harus dijaga ekstra karena Slamet, adik bungsunya, sangat usil. Tak jarang Slamet memukul atau manjambak rambut Ana. Ani khawatir Slamet iseng menjungkalkan kakaknya dari kursi roda.

"Slamet memang usil, mungkin karena dia laki-laki," tandas Ani.

(iwd/fat)
Berita Terkait