"Yang menemukan jenazah pertama kali adalah Khudori, ayah Lukman," kata AKP Effendi saat dihubungi detikcom, Selasa (10/6/2014).
Kanit Reskrim Polsek Krembangan itu mengatakan, tidak diketahui penyebab Lukman depresi. Yang pasti, pria 27 tahun itu setiap harinya terlihat lontang-lantung. Dan ternyata Lukman sebelumnya sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri.
"Yang sekali gantung diri dan dua lainnya minum cairan pembersih lantai. Tetapi dia (Lukman) masih bisa diselamatkan," ujar Effendi.
Effendi menambahkan, Lukman menggantung dirinya sendiri di menggunakan ikat pinggang. Ikat pinggang itu diikatkannya di kayu plafon.
(iwd/fat)











































