Jelang Dolly Ditutup, Satpol PP Antisipasi PSK 'Jualan' di Jalanan

Jelang Dolly Ditutup, Satpol PP Antisipasi PSK 'Jualan' di Jalanan

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 16:19 WIB
Jelang Dolly Ditutup, Satpol PP Antisipasi PSK Jualan di Jalanan
Surabaya - Berbagai antisipasi dilakukan Pemerintah Kota Surabaya menjelang penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak 18 Juni (diajukan lebih cepat sehari dari rencana sebelumnya 19 Juni) mendatang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pekerja seks komersil 'berjualan' secara liar.

"Kita sudah ajukan untuk penambahan (anggaran) sebagai bentuk antisipasi pengalihan fungsi lokalisasi," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widiyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (3/6/2014).

Mantan Camat Gubeng ini mengungkapkan, pihaknya selama ini sudah rutin melakukan razia dengan menyisir jalanan untuk mengamankan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) salah satunya PSK.

"Kita kan juga melakukan razia rutin tiap dalam satu minggu sekali, merazia RHU yang dipimpin langsung pariwisata (Disparta) sebagai ketua tim RHU," ujarnya.

Dalam razia rutin terhadap PMKS, tambah Irvan, pihaknya juga masih sering mendapatkan para PSK yang 'berjualan' di jalanan. "Kita langsung amankan dan kita kirim ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) . Bahkan ada juga yang akan kita amankan, nekat menceburkan diri ke Kalimas," tandas Irvan.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini