Pasca Laporkan Bupati, Kades Bangsal Minta Perlindungan Polisi

Pasca Laporkan Bupati, Kades Bangsal Minta Perlindungan Polisi

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 14:35 WIB
Pasca Laporkan Bupati, Kades Bangsal Minta Perlindungan Polisi
Kades Bangsal lapor polisi/File
Mojokerto - Pasca melaporkan intimidasi dua orang diduga suruhan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, Kades Bangsal, Anton Fatkhurrohman meminta kepada polres setempat memberikan perlindungan terhadap keluarganya. Pasalnya, anak dan istri Anton mengalami tekanan psikis pasca kejadian intimidasi yang menimpanya, Sabtu (31/5).

"Saya sudah menyampaikan kepada pihak kepolisian, kami meminta perlindungan untuk anak dan istri saya selaku saksi, agar tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk, namun kelihatannya belum direspon," kata Anton saat dihubungi detikcom, Selasa (3/6/2014).

Menurutnya, pasca kejadian intimidasi oleh dua orang yang mengaku orang suruhan bupati, anak dan istrinya mengalami tekanan psikis. Kejadian itu membuat kehidupan anak dan istrinya menjadi tidak nyaman.

"Kondisi anak dan istri saya masih shock, karena mereka mengetahui secara langsung kejadian pengancaman yang menimpa saya. Kerja dan aktivitas kami jadi tak nyaman, makan juga tidak enak," ungkap Anton.

Kades yang juga Ketua Ormas Nasional Demokrat ini memaparkan, dua hari berturut-turut, pelaku intimidasi mendatangi rumahnya. Kedua pelaku berwajah garang dan berpakaian preman yang tidak dia kenal itu membuat takut anak dan istrinya. Apalagi sampai terjadi keributan di rumahnya.

"Kedua pelaku berpakaian preman, kulitnya gelap dan bertubuh atletis. Tidak ada sopan santunnya, keduanya tidak mau menunjukkan identitasnya, mencoba menekan saya agar tidak membuka informasi masalah LHP BPK," paparnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP I Gede Suartika menegaskan, meskipun bupati membantah tuduhan pelapor, pihaknya akan menindak lanjuti laporan Anton dengan memeriksa saksi yang diajukan pelapor.

"Akan kita periksa saksi-saksi yang diajukan pelapor, yakni keluarga korban dan korban sendiri. Karena mereka yang mengetahui kejadian intimidasi yang dialami pelapor," jelas Gede.

Selain itu, Gede menuturkan akan menyelidiki pemilik mobil 'plat merah' sesuai dengan ciri-ciri yang dijelaskan pelapor. Begitu pula identitas dua terlapor yang melakukan intimidasi kepada Anton.

Diberitakan sebelumnya, Kades Bangsal, Anton Fatkhurrohman melaporkan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasake Polres Mojokerto, Senin (2/6). Anton terpaksa melaporkan orang nomor satu di Mojokerto, lantaran diintimidasi orang yang mengaku suruhan bupati.

(fat/fat)
Berita Terkait