Tiga Bahan Pokok di Banyuwangi Ini Naik

Tiga Bahan Pokok di Banyuwangi Ini Naik

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 08:23 WIB
Tiga Bahan Pokok di Banyuwangi Ini Naik
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Dalam sepekan, harga tiga kebutuhan pokok di pasar tradisional Banyuwangi mulai naik. Yakni, telur ayam, bawang merah dan bawang putih. Meski belum berpengaruh signifikan terhadap daya beli di masyarakat, namun pedagang mengaku resah.

Sebab, kenaikan harga tiga item itu diperkirakan masih akan terus berlangsung. Tiara, salah seorang pedagang sembako mengatakan, kenaikan harga tiga item itu berlangsung secara bertahap antara Rp 1.000-3.000/kg selama sepekan terakhir.

Harga telur ayam ras yang semula Rp 15 ribu/Kg kini sudah mencapai Rp 19 ribu/Kg. Pun dengan harga bawang putih yang semula Rp 18/Kg naik menjadi Rp 22 ribu/Kg. Sedangkan harga bawang merah saat ini mencapai Rp 22 ribu/kg.

"Semingguan ini harga tiga barang itu naiknya lumayan antara Rp 1.000-3.000, ya bertahap," kata Tiara saat berbincang dengan detikcom di Pasar Banyuwangi, Selasa (3/6/2014).

Meski demikian, para pedagang mengaku jika stok telur dan bawang putih di pasar tradisional Banyuwangi masih aman. Berbeda halnya dengan bawang merah yang saat ini stok nya mulai menipis. Beberapa hari ke depan diperkirakan kenaikan harga masih akan terus berlangsung, terutama bawang merah.

"Bawang merah ini mulai kosong stoknya, kemarin mau kulakan ke agen ternyata sudah kosong, pasti bakal naik lagi," imbuhnya.

Meski begitu dampak kenaikan masih belum terlalu dirasakan oleh para pedagang. Daya beli masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga juga masih terbilang normal.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi, Hari Cahyo, membenarkan terjadinya kenaikan sejumlah produk sembako di tingkat pasar tradisional. Semisal, harga untuk telur ayam ras, bawang putih dan bawang merah yang rata-rata alami kenaikan hingga 4 persen.

Disperindagtam menyatakan jika kenaikan produk sembako itu masih relatif kecil. Kenaikan harga semua sembako itu dipicu lantaran tingginya permintaan akan kebutuhan pokok tersebut. Pasalnya, ramainya kegiatan festival di Banyuwangi dan perayaan hari besar keagamaan juga menjadi penyebab tingginya permintaan dari masyarakat akan kebutuhan pokok tersebut.

"Di Banyuwangi lagi gencar kegiatan internasional. Tentu ini menyerap banyak permintaan. Selain itu kebutuhan untuk perayaan hari kebesaran keagamaan juga masih besar," ungkapnya ditemui detikcom terpisah.

Dalam waktu dekat, Disperindagtam akan menggelar sidak khusus sembako. Sidak ini sebagai persiapan menjelang bulan Ramadhan tahun ini. Sasaran utamanya adalah para distributor sembako yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi.

(fat/fat)
Berita Terkait