BPBD Banyuwangi: Dua Pendaki Gunung Raung asal Solo Terluka

BPBD Banyuwangi: Dua Pendaki Gunung Raung asal Solo Terluka

- detikNews
Kamis, 29 Mei 2014 12:17 WIB
Banyuwangi - Tim rescue gabungan dari sejumlah relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mengklarifikasi jumlah pendaki Gunung Raung yang mengalami kecelakaan hanya 2 orang. Kedua pendaki ini naik Gunung Raung bersama 8 orang rekannya melalui Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Dari total 10 orang yang tergabung dalam rombongan pendakian Gunung Raung itu, beranggotakan 1 orang wanita dan 9 orang laki-laki.

"Rombongan pendaki itu totalnya ada 10 orang dan setelah kita cek ke lokasi kejadian di wilayah camp 8, pendaki yang terluka 2 orang bukan 3 orang. Yang terluka semua berjenis kelamin laki-laki, atas nama Purwadi dan Ujang Muhdianto," jelas Eka Muharram, Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Banyuwangi saat dihubungi detikcom, Kamis (29/05/2014).

Penyebab kecelakaan terhadap pendaki itu, imbuh Eka, disebabkan tertimpa reruntuhan batu dari material Gunung Raung. Akibatnya, Ujang Muhdianto pendaki asal Solo itu saat ini mengalami luka dan mengalami pendarahan di bagian kepalanya. Sementara Purwadi saat ini mengalami hipotermia ringan yang menyebabkan kesulitan berjalan. Menurut Eka, kesepuluh pendaki itu saat ini masih tetap bersama di camp 8 sambil menunggu tim rescue lainnya yang akan membawa alat medis dan bantuan tambahan logistic.

"Pendarahan di kepalanya (Ujang Muhdianto) dikabarkan terus menerus mengeluarkan darah sedangkan disana hanya ada tisu dan peralatan medis yang tidak memadai. Logistik juga sudah habis. Tim kita kirim estafet, bertahap dengan tim relawan lain," imbuhnya.

Sementara itu, Yudi, salah satu anggota relawan dari Banyuwangi SAR Independent yang ikut dalam evakuasi menambahkan, saat ini puluhan relawan gabungan masih berupaya lakukan evakuasi.

Menurutnya, jika cuaca cerah dan proses evakuasi tidak menemui halangan yang berarti, evakuasi bisa dirampungkan Kamis malam nanti. Namun jika kondisi fisik para korban pendaki tidak memungkinkan, maka evakuasi paling lambat diselesaikan hingga Sabtu (31/5/2014) mendatang. Relawan yang ikut dalam upaya evakuasi juga membawa bantuan alat medis dan bantuan logistik.

"Logistik disana (camp 8) habis. Diharapkan evakuasi dari tim Basarnas paling cepat nanti malam sudah sampai Kalibaru. Kita bawa lengkap ada bahan makanan, tandu dan alat medis," pungkas Yudi.

(bdh/bdh)
Berita Terkait