Bermaksud Tagih Utang, Malah Tewas Dibacok

Bermaksud Tagih Utang, Malah Tewas Dibacok

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2014 17:41 WIB
Bermaksud Tagih Utang, Malah Tewas Dibacok
Surabaya - Bermaksud menagih utang, pria ini malah dibunuh orang yang ditagih. Korban dibacok clurit dan mengenai perutnya. Korban meninggal dalam perjalanannya menuju rumah sakit.

"Setelah mendapat laporan warga, kami segera membekuk tersangka," kata Kompol Syukur kepada wartawan, Rabu (28/5/2014).

Kapolsek Kenjeran itu mengatakan, korban adalah Farihin (30), warga Dukuh Bulak Banteng IIA. Sementara tersangka adalah Hoiruddin (25), warga Dusun Kloykoy, Desa Daleman, Kedundung, Sampang yang mengontrak rumah di Jalan Dukuh Bulak Banteng II A.

Korban saat itu disuruh pamannya, Subaidi, untuk menagih utang kepada tersangka. Tersangka memang mempunyai hutang sebesar Rp 400 ribu kepada paman korban. saat ditagih, tersangka enggan membayar dan berjanji akan membayarnya besok.

"Tersangka mengatakan itu dengan nada keras dan marah," lanjut Syukur.

Diteriaki sperti itu, korban juga emosi yang akhirnya membuat mereka bersitegang. Tersangka lalu masuk ke rumah dan mengambil clurit. Clurit itu lalu disabetkan ke arah korban. Perut korban koyak terkena clurit.

Korban lalu kabur menyelamatkan diri. Namun Tersangka tetap mengejarnya. Di tengah jalan, korban ambruk. Melihat itu, tersangka dengan tenang kembali ke kontrakannya. warga yang marah melaporkan kejadian itu ke polisi yang segera membekuk tersangka.

"Tersangka mengaku khilaf. Dia saat itu merasakesal karena utangnya terus ditagih," tandas Syukur.

(iwd/iwd)
Berita Terkait