Dari informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (28/5/2014), saat itu Erick yang mengendarai Toyota Fortuner nopol L 1767 YD berhenti tepat di depan perusahaannya.
Pelaku berjalan dari arah seberang sambil menenteng pistol. Setelah keluar dari mobil dan belum sempat masuk ke kantor, korban sudah dihadang pelaku.
Korban diminta segera menyerahkan tas warna hitam yang dibawanya. Namun pria 45 tahun itu mempertahankannya, sehingga terjadi tarik-tarikan antara korban dengan pelaku.
Karena korban warga Ketintang itu tetap ngotot mempertahankan, pelaku menembak paha kiri korban. Setelah tas didapat, seorang rekan pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung menghampiri dan para pelaku kabur ke arah utara.
"Pelaku yang bersepeda motor sudah menunggu sekitar 15 menitan di depan bengkel," kata Arif saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Letak PT Taruna Jaya memang bersebelahan dengan bengkel listrik dan hanya dibatasi sebuah gang (jalan kecil). Kata Arif, pelaku yang mengendarai motor memiliki ciri-ciri menggunakana helm full face dan memakai jaket hitam.
Sementara eksekutor sama sekali tidak menutupi wajahnya dan hanya mengenakan slayer yang digunakan untuk menutup rambutnya. Sedangkan kerugian masih belum diketahui, karena korban masih menjalani operasi di rumah sakit RKZ.
"Kami temukan satu selongsong peluru di lokasi, dan untuk kerugian belum diketahui, karena korban masih belum bisa dimintai keterangan, karena masih menjalani operasi," ujar Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti.
(roi/fat)










































