Multi Bintang Indonesia Bantah Jadi Penyebab Sumur Warga Mengering

Multi Bintang Indonesia Bantah Jadi Penyebab Sumur Warga Mengering

- detikNews
Senin, 26 Mei 2014 14:26 WIB
Surabaya - Manajemen PT Multi Bintang Indonesia membantah menjadi penyebab sumur warga di Desa Jiyu Mojokerto mengering sejak pabrik ini beroperasi. Pasalnya, mereka menggunakan program Green Office dengan memanfaatkan air olahan dari produksi untuk kegiatan sanitasi dan penghijauan.

"Selain itu, berbagai kegiatan/program kami yang memastikan kami untuk menjaga sumber air dan penggunaannya secara efisien telah kami lakukan," kata Didik Suharsono, External Relations PT Multi Bintang Indonesia Tbk, dalam rilis yang dikirim ke redaksi, Senin (26/5/2014).

Didik juga menyampaikan, jika pabrik PT Multi Bintang Indonesia, berlokasi sekitar 1 km sebelah barat dari Desa Jiyu.

Sebelumnya diberitakan, Proyek pelebaran jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Mojokerto di Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo mengakibatkan pipa saluran air bersih milik PDAM Djoebel Tirta Mojokerto, rusak, Kamis (22/5/2014).

Akibatnya, ribuan warga Desa Jiyu kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Direktur Utama PDAM Lutfil Hakim membenarkan adanya kerusakan pipa air milik PDAM di Desa Jiyu.

Menurutnya, kerusakan pipa diakibatkan proyek pelebaran jalan oleh PU Bina Marga, sehingga pasokan air bersih ke Desa Jiyu terhenti.

Sementara, seorang warga Desa Jiyu, Mujiono (30) menuturkan, pasokan air bersih dari PDAM terhenti sejak tiga hari yang lalu. "Kami setuju saja ada proyek pelebaran jalan, tapi jangan menyusahkan seperti ini. Bayangkan hidup tanpa air bersih selama sehari saja sudah susah. Apalagi lebih dari itu dan berkali-kali," keluhnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Kepala Desa Jiyu Ali Imron. Akibat terhentinya pasokan air bersih dari PDAM, warga yang tak mampu membeli air bersih terpaksa menggunakan air sungai yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, sumber air tanah di desanya telah lama mengering.


(bdh/bdh)
Berita Terkait