Pasalnya dari olah TKP di lokasi, ditemukan pil obat kuat di dompet korban bernama Handoko (52), asal Tambakrejo Gang Nanas Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Selain di dalam dompet, polisi juga menemukan bungkus obat kuat di belakang kamar hotel tempat korban meninggal dunia.
Dari alat kemaluan korban, mengeluarkan darah sehingga menyebar di kasur kamar hotel itu. Korban di temukan tewas pertama kali oleh salah satu karyawan hotel.
"Saya sewaktu mau mengecek kamar, biasanya bapak (Korban) itu sudah check out dari hotel ini. Tapi karena tidak kunjung keluar akhirnya pintu digedor," kata Sunaryo, petugas hotel kepada wartawan di lokasi, Sabtu (23/5/2014).
Saat pintu kamar No 35 berhasil dibuka, kata dia, dirinya kaget melihat tubuh korban tertelungkup dengan tempat tidur banyak darah. Segera dirinya memanggil rekan-rekannya.
"Saya memanggil teman-teman yang kebetulan sedang bertugas dan diteruskan ke polisi," beber Sunaryo.
Polisi pun melakukan oleh TKP dan mengevakuasi melewati jendela hotel, karena kondisi sekitar lokasi sempit. "Kita masih selidiki, apakah benar akibat obat kuat sehabis kencan dengan wanita atau akibat lainnya," jelas Kapolsek Tongas AKP Hermawan Tjahyono saat di lokasi.
Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Tongas untuk dilakukan otopsi. "Mobil box dan tas milik korban kita amankan di polsek," pungkasnya.
(fat/fat)











































