DPD Golkar Jatim Ancam Kader Muda yang Membelot ke Jokowi-Kalla

DPD Golkar Jatim Ancam Kader Muda yang Membelot ke Jokowi-Kalla

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2014 15:55 WIB
DPD Golkar Jatim Ancam Kader Muda yang Membelot ke Jokowi-Kalla
Surabaya - Kader Muda Partai Golkar di Jawa Timur siap memanaskan mesinnya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Jika ada yang membelot ke pasangan Jokowi-Kalla, DPD Golkar Jatim akan memberikan sanksi.

"Sampai saat ini kami tidak melihat ada yang tidak patuh. Semuanya patuh dan saya pikir kita patuh, loyal terhadap keputusan partai," kata Ketua Bidang Hukum DPD Partai Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjutak, Jumat (23/5/2014).

Ia menegaskan, bagi kader yang duduk di jabatan struktural baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga ke kecamatan maupun desa/kelurahan, yang 'membelot' mendukung pasangan capres selain Prabowo-Hatta, akan mendapatkan sanksi. Apalagi mereka menggunakan organisasi Golkar.

"Nggak boleh mendukung pasangan selain Prabowo-Hatta dengan menggunakan organisasi. Tapi kalau secara pribadi, ya tentu akan dicatat rekam jejaknya mereka, untuk dipertimbangkan ketika ada pengisian posisi jabatan di struktur. Sanksinya akan kita pertimbangkan dulu," terang caleg incumbent yang lolos ke DPRD Jatim.

Ia menambahkan, di Golkar tidak ada dikotomi tua atau muda. Semua kader adalah keluarga besar Golkar, mendukung dan menjalankan keputusan partai.

"Mesin Golkar di Jatim sudah panas ini, tinggal menjalankan saja. Dan caleg yang lolos ke DPR RI, DPRD Jatim maupun DPRD kabupaten/kota itu menjadi ujung tombaknya bersama konstituennya," tegasnya.

Sementara itu, Adies Kadir caleg DPR RI yang lolos ke senayan ini menambahkan, perbedaan pendapat boleh saja asal alasannya tepat.

"Tapi ketika partai sudah menentukan kebijakan, maka seluruh kader wajib untuk mentaati dan menjalankannya, terlepas pengambilannya ada dinamika setuju atau tidak. Sebagai kader militan harus taat azas, walaupun dalam hati mereka masih ada yang berseberangan, " ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya yang menjadi kader sejak ketika menempuh kuliah S-1, mengaku siap menjalankan perintah partai dan memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.

"Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memilih saya hingga lolos ke senayan. Mari kita bersama-sama di pemilu presiden, mensukseskan pasangan Prabowo-Hatta," tandasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait