Kepergok Curi HP Saat Salat Jumat, Seorang Kuli Batu Dimassa

Kepergok Curi HP Saat Salat Jumat, Seorang Kuli Batu Dimassa

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2014 14:39 WIB
Kepergok Curi HP Saat Salat Jumat, Seorang Kuli Batu Dimassa
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Seorang pelaku pencurian HP babak belur dimassa setelah aksinya tepergok. Untunglah polisi segera menyelamatkannya. Pelaku beraksi saat salat Jumat sedang berlangsung.

"Anggota kami sempat bersitegang dengan warga yang enggan melepaskan tersangka," kata Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar kepada wartawan, Jumat (23/5/2014).

Tersangka adalah Ahmadi, warga Jalan Kalimas Baru III. Kanit Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Indra Herlambang mengatakan, Ahmadi yang mengendarai motor saat itu masuk ke halaman parkir Masjid Al Anshor di Jalan Raya Greges. Saat itu khatib sedang berceramah.

Saat memarkir motor, pria 44 tahun itu mendengar suara HP berbunyi dari salah satu motor di dekatnya. Rupanya HP tersebut ditinggal pemiliknya di jok motor. Melihat adanya kesempatan, pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu langsung menuju ke motor tersebut. Anehnya, dia sudah mempersiapkan kunci T yang dibawanya.

"Dengan kunci T itu, tersangka membuka jok dan mengambil HP di dalamnya," ujar Indra.

Gerak-gerik Ahmadi yang mencurigakan rupanya tertangkap mata tukang parkir. Begitu tahu jika yang mengutak-atik bukanlah si empunya motor, tukang parkir itu berteriak maling sambil menunjuk ke arah Ahmadi. Jamaah salat Jumat pun semburat menuju ke arah Ahmadi yang terpaku tak bisa bergerak.

"Massa kemudian menghakimi tersangka. Ada seorang anggota yang kebetulan berada di situ mencoba menyelamatkan tersangka," lanjut Indra.

Tetapi massa tetap beringas, mereka terus menghujani tubuh tersangka dengan pukulan dan tendangan. Satu pasukan dalmas yang diterjunkan segera datang dan mengamankan Ahmadi.

"Ternyata tersangka adalah seorang residivis dalam kasus curanmor. Itulah sebabnya dia punya kunci T," kata Indra.

Sementara itu, Ridhoi, si pemilik HP alias korban awalnya tak tahu jika yang dicuri adlah HP nya. Ridhoi mengaku saat itu dia sedang berwudhu. Tiba-tiba dia mendengar teriakan maling di luar masjid.

"Setelah melihat situasinya, saya baru tahu jika yang hendak dicuri adalah HP saya," ujar Ridhoi.

(iwd/fat)
Berita Terkait