Korban di kampungnya terkenal sebagai juragan pedagang sapi yang terbilang sukses di desanya. Sementara korban memiliki mobil mewah Toyota Fortuner dan banyak memiliki perhiasan emas. Diduga, pelaku sudah mengincar harta benda korban sebelumnya.
Pelaku yang masuk ke rumah korban sekitar 7 orang dengan membawa senjata tajam jenis clurit dan senjata api rakitan. "Pelaku lewat pintu belakang," kata Azis, pemilik rumah kepada wartawan, Jumat (23/5/2014).
Menurut Azis, istrinya sedang membuatkan kopi saat pelaku masuk. Kemudian pelaku langsung menodongkan senjata api ke kepala korban dari belakang dan minta menunjukkan tempat penyimpanan uang serta perhiasan yang dimiliki.
"Pelaku menodongkan senjata api dari belakang ke istri (Murni) saya," bebernya.
Selanjutnya. pelaku mengacak-acak 3 kamar korban dan berhasil menggondol uang Rp 7 juta yang ada di lemari dan sejumlah perhiasan di dalam brankas rahasia di kamar korban.
"Pelaku juga, mengambil semua perhiasan yang dipakai istri saya," jelas Azis yang mengaku pada saat kejadian dia tidak di lokasi.
Sementara pihak kepolisian datang ke lokasi dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan korban.
"Dari hasil penyidikan, korban sendiri tak mengenali identitas pelaku meski 2 pelaku tidak memakai topeng," ujar Kapolsek Bantaran AKP Ahmad Musyafah.
Sementara informasi yang dihimpun, diduga pelaku lari ke arah Lumajang. "Kita masih melakukan pengejaran kepada pelaku," beber Ahmad Musyafa.
(fat/fat)











































