Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang ditugaskan Wali Kota Tri Rismaharini untuk bertemu langsung dengan warga, mengaku sangat senang hasil pertemuan.
Sayangnya Whisnu yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini enggan membeberkan apa saja rekomendasi dari hasil pertemuan.
"Banyak rekomendasi. Tapi saya masih belum bisa beberkan karena saya harus berikan laporan dulu ke bu Wali," katanya kepada detikcom, Kamis (22/5/2014).
Apakah ada usulan ke Risma untuk menunda penutupan? Politikus PDIP Kota Surabaya ini mengungkapkan jika dirinya tidak bisa menjawabnya sekarang dengan alasan penutupan harus melihat kondisi di lapangan dan keputusan dari Wali Kota Risma.
"Kita belum bisa ngomong ditunda atau diundur. Karena harus melihat persiapan dan kondisi di lapangan riilnya seperti apa. Kalau pemkot bisa memenuhi semua unsur ya bisa sesuai jadwal," jawabnya.
Whisnu kembali menegaskan jika hasil pertemuan dirinya dengan warga adalah hal yang terpenting dan warga sangat senang bisa diajak bertemu langsung dan menyampaikannya langsung ke pemkot.
"Kami dapat informasi langsung dari warga, mereka senang bisa dilibatkan langsung. Tapi inti semuanya, keputusan di Walikota," ungkapnya.
Ia juga meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait agar bisa menahan diri sehingga warga tenang. "Misalnya razia di sana bisa ditunda dulu sementara," tandas Whisnu.
(ze/bdh)










































